HUKUM
BERNOULLI
Tujuan
: Dalam bagian ini kita hanya
akan mendiskusikan bagian cara berfikir Bernoulli sampai menemukan persamannya,
kemudian menuliskan persamaan akan tetapi kita tidak akan menurunkan persamaan
bornoulli secara matematis.
Pembahasan
:
Mari kita
perhatikan gambar yang ada di bawah ini !
Gambar di atas menunjukkan sebuah
pipa yang di aliri sejumlah fluida mengalir dar titik 1 ke titik 2. Pada gambar
di atas menunjukkan :
- Titik 1 lebih rendah dari titik 2, dan ini berarti energi potensial fluida di 1 < energi potensial di 2 ( ingat, EP = mgh).
- Luas penampang 1 > luas penampang 2 . menurut persamaan kontinuitas (Av = konstan), kecepatan fluida di 2 > 1, dan ini berarti bahwa energi kinetik fluida di 1 < 2 (ingat, EK = 1/2mv^2).
- Jumlah energi potensial dan energi kinetik = energi mekanik. Dengan demikian, energi mekanik 1< 2.
Jika energi
mekanik di 1 < 2, bagaimana mungkin fluida pindah dari titik 1 ke titik 2 ?
Bornoulli mengetahui tentang teorema usaha dan energi . menurut teorema ini,
fluida dapat berpindah dari 1 ke 2. Usaha adalah gaya kali perpindahan
Agar usaha positif, beda gaya
Haruslah bernilai positif. Gaya adalah tekanan
kali luas penampang (F = pA),
sehingga agar beda gaya
positif,
harus positif. Dari sinilah Bornulli menemukan
besaran ketiga yang berhubungan dengan usaha positif yang dilakukan fluida,
yaitu tekanan p sehingga fluida dapat
berpindah dari 1 ke 2 walaupun energi mekanaik di 1 < 2 .
Melalui penggunaan
teorema usaha dan energi yang melibatkan besaran tekanan p (mewakili usaha), besaran kecepatan aliran fluida v (mewakili energi kinetik), dan besaran
ketinggian terhadap suatu acuan h (mewakili
energi potensial), akhirnya Bernoulli berhasil menurunkan persamaan yang
menghubungkan ketiga besaran ini secara matematis yaitu :
jika diperhatikan !
-
mirip dengan energi kinetik
mirip dengan energi potensial EP = mgh
Ternyata
mirip dengan energi kinetik per satuan volum
(ingat,
)
dan
tak lain adalah energi potensial persatuan
volum. Oleh karena itu, persamaan di
atas dapat kita nyatakan sebagai berikut :
Demikianlah pembahasan Hukum Bernoulli kali ini, smoga bermanfaat ^^ ......
Referensi ;
Kanginan, Marthen. 2006. Fisika Untuk SMA Kelas XI Semester 2. Jakarta : Erlangga.
Terimaksih atas postingannya...sangat bermanfaat sx
BalasHapusSiang mbak.. Postingannya sangat bagus.. Saran klo bs dtmbhkn contoh soal biar mdh di phmi.. Trims :)
BalasHapusPostingannya sudah cukup jelas. Ditunggu untuk postingan yg lainnya. :)
BalasHapuspostingannya udah bagus, tapi kalau dirapikan lagi tulisannya pasti sangat bagus.... :)
BalasHapusMinta contoh soal nya dong mba. Biar saya semakin paham :)
BalasHapuspostingannya sangat bemanfaat. ditunggu postingan yang lainnya.
BalasHapuspostingnya menarik terus tingkatkan lagi ya......
BalasHapusmbak, tambahin referensinya ya,... terimakasih
BalasHapusPostingannya bagus, kalo boleh saya minta contoh soalnya dong mbak 😊
BalasHapusAssalamualaikum mbk sulis, postingannya bagus. Cuman tulisannya lebih dirapikan lgi ya biar mdh kami membacanya. Makasih
BalasHapusAssalamualaikum mbk sulis, postingannya bagus. Cuman tulisannya lebih dirapikan lgi ya biar mdh kami membacanya. Makasih
BalasHapusAssalamualaikum mbk sulis, postingannya bagus. Cuman tulisannya lebih dirapikan lgi ya biar mdh kami membacanya. Makasih
BalasHapusmenambah pengetahuan dan wawasan
BalasHapusterimakasih :)
tulisannya dirapikan ya mba, ditunggu postingan selanjutnya. makasi . :)
BalasHapusterimakasih untuk teman-teman yang sudah memberikan masukannya...maaf belum bisa memberikan contoh karena sesuai dengan tujuan pembahasan saya...untuk aplikasinya pada postingan selanjutnya yaa.. ^^ dan untuk tulisan...maaf yaa maklum bru belajar...heheheh dan untuk tambahan referensinya ....iya mbg di usahakan untuk mencari lebih banyak lagi literaturnya ....
BalasHapus